Ade’ yang Tak Ada


Kata-kata bijak hari ini : “Sediakan uang kecil sebelum keluar rumah, atau kesulitan akan menghampirimu.”

Hikmah luhur ini saya dapatkan ketika ngadepin penjual buah buat ngebayar tukang parkir. Habis beli obat, ups, uangnya tinggal yang gedhe-gedhe (pamer padahal uang minjem). Apalagi motor sudah ada yang tiba-tiba niup peluit buat ngasih aba-aba kalo itu diparkirin.

Ya udah deh, aku ijin bentar ke tukang parkirnya. Cari tempat buat nukerin duit. Tempat yang aku pilih jadi Bank Indonesia mini adalah warung penjual buah. Terjadilah percakapan yang layak dijadikan kursus bahasa indonesia buat orang-orang bule :

Aku : “Bu, tuker uang.”

Penjual : Sambil cuek bilang : “Ade’….”

A: “Bu, tuker uang.”

Pernjual : “Ade’…”(Masih cuek)

A: “Bu, tuker uang, katanya ade’?”

P : “Ya iya Ade’ kalo ada aku bilang Bedde'” (Sambil ngeliatin aku yang bengong)

Itu bahasa Madura prend, salah satu kekayaan kebudayaan kita. Orang Madura bilang gak Ada dengan Adde’ kalo ada dengan Bedde’. Belajar dari kesalahan emang lebih cespleng. Aku aja yang salaf tafsir.

Lain kali, kalo mau tukar duit, lihat dulu plang yang ada di depan. Sekiranya ada himbauan kayak di sekolah-sekolah : “Gunakan bahasa indonesia yang baik dan benar” baru transaksi di lakukan.


Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: