PS Keep Goin’


PS, PS, dan PS.

PS bagi beberapa orang adalah prestise. Saya sendiri mengenal permainan itu sejak tahun 2003. Saat pengabdian buat ngambil ijazah pasca lulus pesantren, saya sering menyelinap diam-diam keluar ke alun-alun kota buat ngegame main Winning. Terhitung sejak itu, entah mengapa saya masih saja “kalahan” saat main pe es dengan teman-teman.

You’re Chicken in Gaming,” kata temanku mengomentari kegigihanku untuk terus mengalahkannya. Permainan sepakbola (winning eleven dan pes) adalah permasalahan serius diantara komunitas yang saya kenal. Ia pertaruhan harga diri dan kesempatan membusungkan dada di depan orang lain. Beberapa teman bahkan sampai uring-uringan dengan istrinya hanya karena masalah Playstation. Uniknya, mereka yang uring-uringan itu masih mengambil kesempatan dalam kesempitan buat terus ngegame. Hahahaha….

winning.jpg

Inilah game laki! (ngikut iklan🙂 …) Ada yang kalah, ada yang menang, ada yang terang-terangan ngomel gak karuan saat permainan berlangsung. Tentu saja, pisuhan, umpatan, dan ejekan akan menghampiri anda jika kekalahan menimpa. Winning adalah pembuktian diri dan kemenangan adalah hadiah untuk “menjajah” beberapa saat pada lawan yang sudah terkapar.

Berbeda dengan masa kuliah dulu, saat ini PES dan Winning sudah menjadi media silaturahmi. Kita biasa ngumpul untuk bercengkerama dan bertatap muka. Mengobati rindu sambil sesekali mencoba skil yang sudah terasah belasan tahun. Tentu bagian yang paling menarik adalah bagaimana sebenarnya segala umpatan dan ejekan itu menjadi perekat untuk terus melanggengkan pertemanan. Seabreg kata-kata hinaan itu memang sangat pedas di telinga, tapi mereka yang terejek memahaminya sebagai ungkapan batin untuk terus berkata “I love U.” Semoga malaikat memahami esensi sebenarnya kata-kata umpatan itu sehingga alih-alih tidak mencatatnya sebagai sebuah dosa, tapi sebagai pahala silaturahmi di hadapan Yang Maha Kuasa.

Mungkin 40-50 tahun yang akan datang, saat saya dan teman-teman seperjuangan game ini menjadi kakek-kakek, pemandangan para sepuh yang duduk berbarengan memegang stick memainkan PES dan Winning sudah tak aneh lagi. Pesan saya, jika sudah kakek-kakek, please, jangan main PS di rental…

Keep Goin’🙂


2 responses to “PS Keep Goin’

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: