Vocab Keep Goin’


Beberapa hari ini saya sedang fokus-fokusnya mengulang lagi ngoceh bahasa inggris. Mati-matian ngapalin kosa kata yang jumlahnya alhamdulillah sudah mencapai 400-san. Ah, rasanya masih terlalu sedikit, apalagi kalo ngeliat potensi otak manusia yang menurut para ahli sangat luar biasa. So, semoga Tuhan mengabulkan permintaan saya untuk kali ini, semoga Dia merestui 5% saja dari otak ini untuk “sumeleh” diisi dengan berbagai informasi yang saya dapat. Amien…

Sudah lama saya pribadi tertarik dengan tata cara menggunakan otak. Awalnya bukan saya dapat dari buku “how to”, tapi ketertarikan ini berawal ketika tahun 2000 lalu, saya berkunjung ke SMA plus Muthahari di Bandung Jawa Barat. Di sekolah ini, siswa-siswanya didik dengan metode quantum (Quantum Learning) yang menggelitik otak kanan untuk diikutsertakan dalam proses belajar. Nah, setelah itulah saya membaca berbagai literatur tentang cara menggunakan otak manusia untuk mendownload berbagai informasi yang saya temukan.

Ada banyak literatur yang membahas masalah penggunaan otak. Tak kurang-kurang hal itu bisa didapatkan melalui buku perpustakaan, ebook, keterangan-ketarangan di berbagai web site, cerita-cerita dan kisah sukses orang-orang yang berangkat dari Bodoh menjadi Super Genius. Ah, informasi ini layaknya sudah banyak Anda temukan bukan? So selanjutnya tinggal mensyukurinya dengan mengambil tindakan segera untuk mengisi otak kita dengan informasi-informasi yang berharga.

Otak manusia kalo saya ibaratkan mirip hardisk komputer. Ia adalah storage yang tak terbatas. Apa saja bisa dimasukkan ke dalamnya. Sungguh luar biasa ciptaan Tuhan ini. Saya pun sangat sering melalaikannya. Kadang saya merasa terbatas, merasa bodoh, merasa tidak bisa, merasa not possible. Padahal jika kita melihat apa yang kita miliki saat ini; kaki, tangan, jari jemari, apalagi otak kita, waduh sungguh amat nista jika masih menganggap diri kita lemah.

Anggapan lemah, anggapan tidak bisa dan seabrek keputusan-keputusan destruktif itu bisa jadi muncul karena virus yang menghinggapi otak. Yup, informasi yang masuk kadang berjenis virus yang akhirnya mempengaruhi hati untuk mengambil tindakan yang menjerumuskan diri kita. Sudah selayaknya jika kita memiliki sistem pertahanan untuk memilah-milah informasi yang masuk, menimang-nimangnya sesuai dengan diri kita, dan akhirnya memilih informasi yang berharga untuk kehidupan kita.

Kebodohan dan ketidaktahuan adalah hasil dari metode yang salah. Boleh jadi kita tidak menikmati dan terlalu takut akan sesuatu sehingga kita menghindarinya. Okey, beberapa kali kita boleh salah. Tapi kesalahan adalah sebuah perjalanan menjadi tidak salah. Siapa sih yang tidak pernah salah? Bahkan seorang manusia yang saya hormati, Kanjeng Nabi pun pernah terang-terangan ditegur oleh Alloh SWT.

So, kawan-kawan yang budiman, mari kita telaah dan mensyukuri setiap detail tubuh yang Anda miliki. Bangga melihat tangan, takjub melihat kaki, tertegun melihat dada, atau kadang menangis melihat perlakuan kita pada potensi yang telah dititipkan kepada manusia. Selama masih menempuh perjalanan hidup meski tertatih-tatih dengan keterbatasan, ingatlah, Tuhan tak pernah tidur. Ia PASTI sayang pada manusia, dan menunggu momen yang pas untuk menampakkan diriNYA dihadapan anda.

Keep Goin’ terus dulur-dulurku…:)


Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: