Pertama Kali Naek Heli


Naik pesawat sudah menakutkan, dan pikirku, naek helicopter kayaknya lebih menakutkan. Apa boleh bikin, satu-satunya transport ke barak harus lewat heli, so mau gak mau juga kudu diterima. Hari itu, tatkala nyampek bumi papua, saya disambut kata merdu dari pilot dari speaker di kabin penumpang : “welcome to sam ratulangi airport timika, thank you.” Inilah kali pertama keinginan jalan-jalan ke belahan lain indonesia bisa terpenuhi. Sekarang papua jadi list pertama buat jelajah nusantara.

Karena saking sumringahnya, aku jadi agak nervous. Ketemu dengan orang-orang yang rupanya saling gak kenal satu sama lain (ya iyalah). Mereka sibuk sendiri-sendiri ngurusi bagasi dan tas mereka. Saya pun juga sama, mondar-mandir buat pemberitahuan kemana perjalanan ini dilanjutkan.

Dari bandara sam ratulangi timika, ada tiga tujuan utama, kalo enggak ke tembaga pura, atau ke kuala kencana, atau mangkir langsung di timika. Hampir aja saya salah tujuan, pasalnya saya kira saya akan ke tembaga pura, namun syukurlah, setelah celepon sana-sini, akhirnya kota yang dituju adalah kuala kencana. Kalo nyasar ke tembaga pura bisa berabe. Itu kota di puncak gunung berada di mil 68,sedangkan kuala berada di sekitar mil 20-an.

Yang bikin menarik–karena saya ndeso–adalah naik helikopter. Wah, saking dag-dig-dugnya saya mondar-mandir nunggu di waiting room sam ratulangi buat ndengerin panggilan ke Kuala Kencana pake chopper. Akhirnya panggilan itu datang. Saya hanya bawa satu tas yang isinya Pe es 3, tas lainnya saya tinggal di airport karena sudah di packing. Oke,,heli…saya datang.

Hanya aku dan satu bule yang nyamperin panggilan heli ke Kuala. Saya agak heran, dalam batin saya berkata : “kok bawaannya orang ini banyak nian, sedangkan saya cuma bawa satu tas.” Ah peduli amat, yang penting naik heli. Setelah di atas Heli, pikiran saya agak curiga…jangan-jangan ni barang bawaan emang di bawa sendiri ke Helikopter. ++Heli sudah memanaskan mesinnya,,si pilot ngomong pake bahasa isyarat ke orang yang di depannya.++ Wah…bener nich…perasaan gak enak saya terbayar…kecurigaan saya kayaknya jadi kenyataan. Eit…saya yakin ntar tas saya dikirim kok…ada dua tas gedhe berisi pakaian dan beberapa buku. Ah, pasti dikirim kok +suara heli makin kencang dan ia sudah take over…..

Daripada gundah kelana mikirin tas…Ah, nikmatin aja perjalanan singkat pake heli. Aku lihat kiri kanan, bawah, depan, dan rasanya kawan…lebih baik ketimbang naik pesawat. Entah kenapa saya lebih suka naik heli, tapi dari usut-punya-usut, rasanya gak lebih dari naik Honda Grand 1996 milik saya di rumah, cuma ini terbang gitu aja. Dilain sisi, pikiran tas yang ketinggalan itu masih ada.

Benar juga akhirnya…Tas saya yang isinya baju ama buku ketinggalan di Sam Ratulangi. Tampaknnya emang pemiliknya sendiri yang kudu membawa ke heli buat diangkut sekalian ke Kuala Kencana. Okelah,..saya cuma pikir positif. Saya coba lobi ke petugas yang ada di helipad Kuala Kencana, minta tolong supaya bisa juga nyangking tas yang ketinggalan. Ia pun setuju, dan mengkontek Sam Ratulangi untuk menyertakan tas yang ketinggalan di sana.Syukurlah…

Sejam kemudian heli datang. Saya lihat ke tas yang keluar, ternyata ada tas saya : Tas bekas hajinya ibu, dan tas punggung warna hitam. Alhamdulillah.

Eniwei…Akhirnya nyampek juga di Kuala Kencana. Dijemput sama Bule dan salah satu penerjemah. Kisah ini belum berakhir, karena emang saya agak gak confidence buat ngomong sama Native America. Disistulah saya kaguk sampek bulenya ngomong “Your english is sucks”.

Okelah, sementara ini sucks, but live is must go on. Postingan berikutnya cerita tentang gimana pentingnya percaya diri.

Oke kawan…Tetap Semangat, dan keep goin’


2 responses to “Pertama Kali Naek Heli

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: