Nulis Burung


Selama disini, saya tertegun melihat keanekaragaman burung yang ada di hutan. Tentu sebagai hutan, ia menyimpan flora dan fauna yang beraneka ragam. Papua terkenal dengan hutan yang masih rimbun, ia menyimpan banyak misteri dan juga keindahan alam yang saya pun gak bisa ungkapkan gimana tuh pemandangannya….

Karena kesulitan itu, saya ungkapkan aja gimana hal-ikhwal tentang perburungan.

Salah satu burung yang menjadi icon papua adalah burung cenderawasih. Jujur saja saya tidak pernah menjumpai burung ini langsung. Tidak pernah bertatap muka, atau sekedar mengintip saja dari kejauhan saya juga gak pernah. Namun saya ndak putus asa, saya coba cari informasi tentang apa sejatinya burung ini. Salah seorang warga papua menamainya sebagai burung surga. Sangat indah, terutama pada bagian ekor yang memanjang dan berkilau mirip kandungan emas yang ada di bumi Papua. Salah satu hal menarik dari cenderawasih adalah, bahwa burung ini tidak mau berhabitat di daerah kotor. Mirip dengan capung, cenderawasih menjadi pertanda bahwa sebuah lingkungan masih asri, alami, dan masih tetap menjadi kodratnya yang alamiah ; tidak terkontaminasi dengan faktor luar, udara beroksigen tinggi, dan sangat tidak suka dengan hal-hal kotor. Cenderawasih adalah lambang kesucian. Wow!

Burung Nuri. Lain burung cenderawasih, lain pula dengan burung Nuri. Burung ini lebih kecil dan memiliki warna semeriah warna pelangi. Mijikuhibiniu…Burung ini besarnya sekitaran 15-20 cm dan terkenal dengan kemanjaannya yang luar biasa. Kalo di Papua, burung macam ini banyak jadi peliharaan masyarakat, terutama bagi mereka yang gemar menyaksikan burungnya berteriak-teriak di pagi hari…hahahaha….

Keunikan burung Nuri adalah kesanggupannya dididik menjadi burung yang penyayang. Sangat mirip anjing, burung ini bila dipelihara sejak bayi bisa menirukan beberapa kata dan juga sangat jinak. Tak jarang karena faktor itulah burung nuri jadi primadona di kalangan penggemar burung.

Saya sendiri pernah menjajal ngelus burung nuri. Dan ternyata mereka jinak banget. Kemanjaan burung nuri itulah yang mungkin membuat si empunya jatuh hati dan terus merayakan cinta setiap hari. Nah, kebetulah, beberapa photo burung nuri saya punya. Waktu itu saya jepret di High Land. Ada banyak burung disana, dan ini beberapa yang kenak jepret

Image

Berdua saja….Di dalam kurungan…Dan mungkin bahagia…

Image

Burung Kakatua. Cockatoo bahasa inggrisnya. Burung ini menawan banget. Terkenal dengan kecerdasan otaknya. Salah satu jenis kakaktua bernama African Grey ternyata memiliki kapasitas otak setara dengan anak empat tahun. Maka tak heran jika jenis itu bisa ngomong-and ngobrol dengan pemiliknya. Ia bukan hanya menirukan, tapi juga bercanda, bercakap-cakap, kadang juga merintah sama pemiliknya. Jika ada mitos bahwa ngomong sama burung sama dengan gila, hal itu tak berlaku bagi African Grey.

Di papua jenis kakaktua yang banyak saya dapati adalah kakaktua putih macam gambar di bawah ini. Bentuknya lugu, putih, kayak gak punya dosa. Emang dulu pernah lihat kakak tua udah jinak, dan suaranya itulo…kenceng dan melengking sekali. Serak-serak basah tapi dalam lengkingan yang manusiapun gak bisa nyaingin kedahsyatan pita suara kakaktua ini. Dua poto ini saya dapat tatkala jalan-jalan ke Timika, saya tanya ke pemiliknya ; “dijual harga brapa?”…Cepat-cepat dia bilang : “not for sale”.

Image

Mimiknya tampak sedih….Mengharukan…

Image

Beruntung saya diberi kesempatan menyaksikan bagaimana kakaktua liar itu. Jadi, ceritanya gini. Suatu ketika saya sambang ke rumah Bule di kuala kencana. Nah tepat di depan rumahnya itu ada pohon yang didiami kakaktua. Oh kawan…saya menyaksikan dan mendengarkan sendiri gimana tuh suara aslinya kakaktua kalo di hutan. Melengking tinggi, melolong-lolong mengalahkan getaran suara lainnya walau itu di siang hari. Sungguh sangat menarik dan indah. Nyayian alam yang gak akan terlupakan di salah satu ruang otak saya.

Image

Di Belakang Rumah Ini saya Dengerin Suara Asli Kakaktua Kalo lagi Bebas Di Hutan

Kini burung makin terkenal saja, salah satunya adalah logo Twitter. Saya sempat browsing dan ternyata, kabarnya logo burung Twitter itu bernama Larry. Mereka memanggilnya “Larry The Bird”. Usut punya usut Larry sesungguhnya adalah nama pemain terkenal NBA Boston Celtic.

Selain kakaktua, nuri, juga masih ada banyak burung hutan lainnya. Yang pernah saya lihat adalah Burung Hantu (Owl), burung perkutut (Turtle Dove), Burung Dara (Dove), Burung Elang dan Burung Kasuari. Kalo memang tidak ada hutan di kota Anda, ada baiknya jika kita menikmati sejenak tentang keberadaan burung-burung itu, termasuk juga burung yang nempel pada bagian tubuh terpenting dalam sejarah ummat manusia. Rawat mereka dengan baik…(emang lebih dari satu??)


Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: