Ke Tommy Boyo Bag 1


Jumat 13 April 2012

                Hari ini saya ke Timika lagi, tepatnya ke daerah SP 2. Kawasan-kawasan SP itu adalah kawasan transmigrasi yang lambat laut berubah menjadi menara-menara kecil ekonomi di Kabupaten Timika. Kawasan permukiman sudah mulai padat seiring dengan banyaknya pendatang yang mengadu nasib mencari penghasilan di Timika. Memang Timika termasuk salah satu kabupaten dengan penghasilan setara “Jakarta”. Namun yang harus diingat bahwa, dengan penghasilan yang meningkat, tentunya kebutuhan hidup juga ikut terkerek.

                Ke SP 2 ini dalam rangka mengambil pesenan dompet ke pengrajin yang sudah 4 bulan ini saya kenal. Namanya Tommy, dan dia adalah pengrajin kulit buaya. Perawakannya emang jawa Tulen, tapi logat dan gaya bicaranya sangat khas Timika. Timika banget lah! Saya juga gak menyangka kalo dia itu asli Demak. Untuk cerita Tommy lebih lanjut, bisa Anda baca di Postingan saya yang lain.

Image

Plang Sederhana Di Depan Rumah

Image

Tommy Boyo’s Rent House

                Sebelum-sebelumnya saya sudah banyak memesan dompet kulit buaya ke dia. Ini terhitung sudah ke delapan kali saya mondar-mandir ke tempat Tommy buat pesen dompet. Sudah ada 16 dompet yang saya pesan ke dia. Kok banyak sekali? Awalnya emang iseng-iseng, saya pengen tahu gimana sebenarnya dompet kulit buaya itu. Eh, ternyata teman saya menunjukkan seluk-beluk bagaimana lika-liku perkulitan buaya. Dari situlah saya mengenal si Tommy. Saya menyebut produknya dengan “TommyBoyo”.

                Produk-produk kulit buaya emang terkenal di Timika. Dan beberapa diantara menjadi industri rumah tangga yang tergolong sukses. Karena ketersediaan stok kulit buaya yang melimpah di daerah ini, kulit buaya menjadi barang most wanted buat kenang-kenangan dari bumi Papua. Memang selama ini daerah yang terkenal dengan kerajinan kulit buaya adalah Merauke, namun di Timika saya sudah sangat puas dengan barang yang dihasilkan dari pengrajin di daerah ini.

                Yang bikin saya terkejut adalah bahwa kulit buaya di daerah Papua adalah jenis kulit buaya terbaik di dunia. Lekukan kulitnya tergolong fleksibel dan lentur, tapi ia menyimpan daya tahan yang lama. Untuk kulit biasa saja, jika sudah disamak dan dipake setiap hari, sebuah produk bisa bertahan paling sedikit empat tahun.

                Makanya saat  gak sengaja dikenalkan dengan jenis kulit buaya timika, saya hampir tak menyangka kalo itu kulit. Awalnya saya kira itu karet. Ini karena emang sangat kenyal dan memang mirip dengan karet. Perkiraan saya itu salah. Kulit buaya Papua memang memiliki tekstur yang unik. Lebih lagi karena kekenyalannya yang mirip karet itu, kulit buaya Papua bisa di pake untuk berbagai jenis kerajinan mewah.

                Mewah? Ya, saya mengatakannya mewah. Ceritanya begini. Saat saya kenalkan itu produk ke Bule. Awalnya ia jaim. Pura-pura gak mau. Esok harinya, dia langsung pesen hingga empat dompet sekaligus. Usut punya usut, ternyata harga kulit buaya Papua di negeri paman sam sana emang mahal banget. Perkiraan untuk dompet kecil saja, harganya bisa mencapai 150 dollar. Bahkan jika memang barang yang dihasilkan Tommy itu, ada yang menaksir hingga 600 dollar. Tatkala mereka dapet harga yang miring, yakni sekitar 350 ribu sampek 600 ribu, berbondong-bondonglah mereka pada ngincer kulit buaya karya si Tommy ini.

                Mengapa TommyBoyo ini unik. Coba dicek sendiri ajah gimana si tommy ngutak-ngatik si kulit. Ia kerjanya terampil. Terlebih jika Anda yang pengen benar-benar punya barang handmade, lebih baik langsung ketemu tu anak dan diskusi tentang apa yang hendak Anda bikin. Anda bisa bikin leather case untuk ipad, android, blackberry, atau apa saja dengan presisi yang sempurna.

                Untuk hari ini, saya ngambil beberapa pesenan. Nah, ini dia barang yang saya ambil dari tommyboyo.

Image

All Package…

Image

Dompet Laki

Image

Bagian Dalam Dompet Laki

Image

Dompet Laki 2

Image

Dompet Laki 2 di dalamnya ada dompet kecil buat SIM atau STNK

Image

Dompet Kecilnya Kalo di Buka

Image

Dompet Perempuan Tampak Depan

Nah, cukup sudah postingan hari ini. Selanjutnya kita lanjutkan ke pembahasan yang lain. Keep Goin’ Guys….Salam Korap!

               


2 responses to “Ke Tommy Boyo Bag 1

Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: