Diam Lebih Dekat Dengan Syukur


Ternyata hidup tanpa TV itu enak ya? Itulah penilaian jujur saya terhadap ndak adanya televisi seperti di kamar saya dahulu. Efeknya positif, yakni saya lebih fokus untuk mengerjakan target-target yang sudah saya canangkan.

Lho, trus untuk melatih listening bahasa inggrisnya gimana? Tidak jadi masalah, saya masih punya file tentang real english conversation.

Untuk mengikuti berita-berita terbaru bagaimana? Nah, syukurlah masih ada web yang beritanya juga sama muatannya. Cuman kita harus baca, ndak enjoy bla..bla..

Kalo masalah bola gimana? No comment…

Ini sebenarnya mau bersyukur ndak sih, kok banyak pertanyaan…hehehe…

Saya ucapkan : alhamdulillah.


Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: