Ingat Sejarah, Pede Jadi Tambah


Dalam mobil patroli yang mengawal bus konvoi karyawan saya menyempatkan diri membaca postingan kawan-kawan di blackberry group. Disitu ada diskusi menarik tentang pengajian bang-bang wetan yang diasuh Cak Nun.

Saya pribadi merasakan getaran daya pengajian itu walau saya tidak menghadirinya secara langsung. Rindu memang merasakan siraman rohani secara langsung dengan mengikuti acara-acara seperti itu. Tapi kawan, di tengah pengawalan bis itu saya sedikit tercerahkan.

Cak Nun—melalui postingan kawan saya tersebut—mengingatkan tentang sejarah bangsa Indonesia yang sungguh luar biasa. Saya kira ini semacam diskusi “aneh-aneh” yang mirip seperti dongeng belaka.

Dari situ saya kembali memahami bahwa potensi semua adalah sama. Jasmani dan rohani yang dititipkan Tuhan kepada manusia adalah potensi besar untuk mewarisi dunia itu sendiri. Itulah kenapa Tuhan menyebut manusia sebagai “kholifah” di muka bumi.

Tersengat seperti itu, saya semakin semangat menulis dan meningkatkan bahasa inggris saya yang masih “agak” kacau balau.

Terima kasih kawan atas postingannya.


Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: