What is up next?


Cuti ini saya merenung dalam2. Apa yang sudah saya lakukan sejauh ini. Adalah sikap atau perilaku yang tak elok di mata Tuhan? That’s my concern, dan untuk urusan satu ini saya ndak bisa berdiam diri.

Bagi saya, wujud agar dicintai Tuhan itu dilakukan step by step dengan mengejawantahkannya dalam lingkungan terkecil. Parameternya kudu jelas, misalnya : apakah orang tua ridlo dan bahagia? Apakah kekasih saya makin tekanan batin karena kehadiranku? Apakah guru saya marah sama aku? Bagaimana teman2 merasa terberkahi sengan kehadiranku?

Sejujurnya saya ndak bisa merangkul semuanya. Lingkungan diri saya belum menuju maqom agar menjadi rahmatan lil’alamiin. Maka dari itu, saya mulai saja dari lingkungan terkecil dengan membahagiakan orang2 terdekat.

Itu saja catatan hari ini. Moga bermanfaat.


Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: