Karena ane gak bisa lepas dari coretan


Saya gak bisa lepas dari dunia tulis menulis. Entah dimanapun, saya usahakan untuk berceloteh tentang apapun. Juga tulisan kali ini, di tepi gunung grassberg, saya ndak bisa menahan diri untuk ngomel di blog. Heuheuheu…

Awalnya saya kok pengen nulis yang panjang-panjang. Kalo bisa karakternya itu nyampek minimal 2000 kata. Hahahaha….

Itu biasa ane lakukan…terutama saat ada proyek baru buat nulis blog pelatihan anjing. Saya menarget untuk ane pribadi sekali postingan di blog yg satunya minimal 2000 kata. So far, I’m trying to…

Ketika blog Walking juga, saya ada inspirasi tatkala salah satu blog terbilang sangat pendek tulisannya. Postingan-postingan disitu singkat dan padat. Enak dibaca, informatif dan mengena buat masyarakat kita yang agak gak doyan sama tulisan panjang2.

So, why not? Mengapa tidak copy saja metode itu? Syukur2 buat ngisi waktu san berbagi cerita di tengah gunung emas yang sekarang sedang ane duduki ini.

Jadi…buat blog ini, ane hanya update apapun di waktu longgar. Ada 15 menit free, ya langsung tulis. Tinggal buka wordpress client di hape, jadi deh.

Blog ini ane khususkan untuk gaya konversasionalis. Gaya apaan tuh? Gaya bercinta yg baru? Bukan kawan, itu adalah gaya bicara apa adanya lewat tulisan. Cirinya adalah tulisan pendek, mengalir, dan seperti sedan berbincang dengan orang lain.

Apalagi maraknya media sosial –twitter terutama– membuat banyak orang jadi ikutan berbincang disitu. Lalu muncullah gaya penulisan macam begini.

Ane memang belum menguasai benar gaya macam satu ini. Tapi ane belajar. Dan gaya tulisan konversasionalis ini makin didukung dengan penulisan ane yang hanya pake keyboard hape.

Nulis pake keyboard hape emang menyedihkan. Apalagi buat tulisan yang panjang-panjang. Ah sudahlah, ane akali aja pake gaya diatas supaya lebih mudah nulisnya. (Beneran kawan, nulis pake hape emang menyiksa).

So, terus tulis aja apa yang ada dalam pikiran kamu. Apapun. Ungkapkan aja apa adanya. Jangan hiraukan kritikan. Yang penting tulis saja. Lambat laun, mirip dengan kata orang bijak dulu : ala bisa karena biasa, lambat tapi pasti, tulisan Anda akan ngalir begitu saja.


Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: